puisi
kumpulan puisi hasil karyaku.
sahabat tak terasa kita bisa bertemu.tinggalah menghitung hari tuk hal itu.menjalani kisah kisah yg seperti dulu.setelah sekian lamanya berjanji.mungkin tak ada teman sepertimu,karena engkaulah tempatku menceritakan gundah hati ini.oh sahabat dahulu ku mengenalmu,semakin kentalah bahasa daerahku.mungkin itu tujuanku agar kita dipertemukan,seakan kita tinggal dihabitat asli kita.engkaulah yg membujukku agar bertahan ditemapat barokah ini.susah senang ku jalani bersamamu tanpa pandang bulu.oh sahabat disitulah kumulai mengerti arti sebuah persahabatan..
lantunan demi lantunan menyeru di malam yg sunyi ini.ku dapati seorang santri yg sedang bermunajat kepada sang kholik.tak jauh dari ku melangkah,kudapati juga sorang santri yg sedang merebahkan tubuhnya yg usang dimakan lelah.disaat burung menyiul tanda hari sudah larut malam,sorotan lampu sang keamanan yg mencari anak yg bergurau dikala itu.membuat para santri merasa berdosa akan hal yg mereka perbuat.dari arah selatan lah yg mereka takuti,karena berjalan sosok gus yg mengawasi mereka berbincang.tibalah aku di lokasi tempat tujuanku,mataku memerah menandakan tak sanggup lagi tuk melihat,dan situlah aku melanjutkan bunga tidurku..
Kupandangi langit yg gelap ini seakan bintang terenyum kepadaku,turunlah rintik hujan yg membasahi bumi karena bumi telah dipijaki oleh gemuruhnya kendaraan.dan disaat itulah kedamaian telah datang bersama hati ini yg gelisah,karena tak kurasa hudup ini akan sirna karna ditelan zaman yg menua.dan
disitulah kumulai berfikir betapa pentingnya hidup ini,teruslah menuntut ilmumu sampai tua kelak..!!
tetesan air keringat yg membasahi keningku karena telah mengemban amanat pondok sebagai baktiku kepada beliau.gesekan sapu lidi yg lapar karena ingin memakan butiran sampah yg berceceran di halaman pondok.tak terasa amanat yg kujalani sudah mendekati kelulusan akhir pengabdian.dan tak terasa pula perjalananku selama menuntut ilmu sudah berakhir.dan cobaan hidup ini semakin berat ku emban,karena umurku ini sudah puluhan tahun,karena semakin dewasa semakin pula berat cobaan ini.untuk masa yg telah kuidamkan kelak.oh bagaimanakah cara menjalaninya?
sengatan matahari siang tak menyurutkan keinginan para santri tuk melakukan hal yg mereka inginkan,demi mencari pengalaman baru tuk mengenal kehidupan pesantren ini.mereka hanya mencari hiburan semata.aku teringat disaat aku masih santri dulu.dikala itu aku dan teman ku pergi tuk menghibur diri,karena hanya itulah hiburan yg ampuh di kehidupan pesantren.langkah demi langkah kususuri jalanan kota gresik yg penuh akan gedung industri.polusi dimana mana,seakan bumi ini dicemari oleh hamparan dosa yg bergelimangan karna dosa para hamba ALLAH .disitulah aku berfikir telah banyak dosa yg ku kandung karena aku sudah terbawa oleh kehidupan orang orang dijaman ini.dan aku minta maaf atas segala kesalahku ya ALLAH.entah apa harus kuperbuat untuk menebus dosa itu.aku hanyalah hamba yg penuh akan dosa.disaat adzan memangilku untuk memenuhi perintahmu,aku hanya mengabaikannya.SUBHANALLAH..
pahlawan adalah orang yg memajukan bangsa negaranya dari penjajah dan penghancur.bayangkan kalau tidak ada pahlawan?pasti negara ini entah milik siapa?begitu juga lelaki memiliki sifat yg sedemikian rupa,tapi dia tidak memperjuangkan negara melainkan ia ingin hidup mandiri walaupun ia masih pelajar,dan menggantikan posisi orang tuanya kelak..!!
Goresan tinta yg memadati isi buku
Enam belas tahun tak terasa dilewati
Demi menyinari dunia yg fana
Semua sirna
Karena skill Dan keterampilan
Rintikan hujan menangis
Seakan gugur sang pahlawan
Kuping tuli tak mendengar jeritan hati
Mampukah kau tampung wahai pemimpin?
Pengangguran yang melunjak dinegri ini
Alam yang menangis karena kau khianati
Infrastruktur jalan menyamai kali didesa
Mana baktimu kepada negeri?
Apa yang kau cari?
Rating atau jabatan?
Ingatlah bangsamu
Sudah puaskah dengan perlakuanmu?
Hidup yg tak memerdulikan sekitar
Seakan hidup sendiri didunia
Tak boleh menilai orang dengan senaknya
Ucapan yg tak merasakan keadaan ini
Sindiran melayang dari mulut orang muak
Karena tak sewajarnya ia lakukan
Jika manusia dianugrahkan akal pikiran
Intropeksilah diri jika tak pantas
Gunakanlah pemberian tuhan
Tapi pantaskah engkau jadi insan berguna?
Yang hakikatnya menolong sesama
Jika tidak,tak guna lisan ini untuknya
Penuntut ilmu yg merantau jauh
Mencari kedamaian dunia akhirat
Rukun tentram impian rakyat
Islam pun mengajarKannya
Oh tuhan ketuklah pintu hatinya
dengan nafas tersengkal
Keringat menyucur di keningnya
Panas sang mentari disiang itu
Menyengat kulit yg kriput
Penglihatan berkunang
Tak putus asa tanpa pamrih
Seiring zaman yg semakin maju
Harga sandang dan pangan melambung tinggi
Seperti diperbudak dunia
Yang tak ada hentinya
Aku salut dengan bapakku
Dengan semangat yg menggebu
Keinginan yg keras pula
Tak mau jatuh kelubang yg sama
Entah kapan aku sukses
Yang mebuat beliau bangga
Seperti nasihatnya
Keras kepala lah
Atas nasehat yg sama
Semoga sehat & panjang umur
Doa yg kupanjatkan untukmu
Rintikan tangis turun ke pipi
Melihat keadaan ini
Haruskah aku ambil posisinya?
Sedangkan beliau lansia
Hanya memohon kapadaNya
Tempat pertolongan
Oh tuhan kabulkanlah doa ini
Komentar
Posting Komentar